Kali ini saya ingin berbagi tentang 5 prinsip reiki dari Dr. Mikao Usui. Reiki adalah salah satu teknik penyembuhan yang mengajak kita untuk berfokus pada hal-hal positif dan menyadari betapa bahagianya hidup kita sehingga kita dapat memancarkan energi positif yang dapat menarik hal-hal positif.

Saat ini saya tidak akan membahas tentang reiki melainkan prinsip reiki yang menurut saya sangat baik. Awalnya saya mengetahui 5 prinsip reiki ini beberapa tahun lalu dari buku yang penah saya baca. Ketika membacanya, saya rasa hal ini sangat baik. Berikut prinsip-prinsip Reiki :

 

Just for today I will not angry
Marah adalah salah satu bentuk emosi negatif. Pernahkah kita merasakan satu hari saja dimana kita tidak perlu marah akan sesuatu? Jika pernah, maka tentunya kita dapat memahami bagaimana rasa bahagia dan damainya hari yang kita lewati tanpa kemarahan. Semangat dan mood kita pun seakan meluap-luap.

Reiki menyarankan agar kita melepaskan kemarahan yang ada, dengan ikhlas pada hal yang terjadi. Ini bukan hal yang mudah, namun Dr. Mikao berusaha menyadarkan kita bahwa kemarahan yang kita simpan terlihat baik hanya pada awalnya. Kita akan merasa sangat superior dan benar terhadap alasan kemarahan kita, namunsediki demi sedikit hal itu akan menggerogoti kedamaian dan kebahagiaan kita.Sehingga kita cenderung memancarkan energi negatif yang terpancar dari mood, pembawaan kita, raut wajah, intonasi, dan gesture, sehingga memancing konflik lebih lanjut dengan orang lain dan lingkungan.

Cara untuk mengurangi kemarahan adalah mengurangi melihat, mendengar dan berbicara yang tidak baik. Di jepang, hal ini dikisahkan dalam kisah 3 monyet bijaksana – Mizaru, Mikazaru, Mazaru (hear no evil, see no evil, talk no evil).

 

Just for today I will not worry
Manusia adalah makhluk yang sangat mudah untuk merasa khawatir. Menurut penelitian hampir 90% hal yang dikhawatirkan manusia tidak terjadi. Kekhawatiran selalu membuat kita tidur tidak nyaman, bersosialisasi dengan tidak lepas, seakan-akan tubuh kita berada di sini tetapi pikiran kita berada jauh entah dimana. Semuanya akan menjauhkan kebahagiaan.

Dr. Mikao mengajarkan kita untuk mengurangi kekhawatiran dengan mempersiapkan diri dengan baik, menerima masa depan apapun yang terjadi dengan ketulusan dan keikhlasan karena mengacu pada usaha kita sebelumnya. Serta menyadari bahwa tidak semua hal di dunia ini dapat kita tangani dan berjalan sesuai kemauan kita. Menerima kemungkinan terburuk dan mempersiapkan Plan B adalah salah satu cara mengurangi kekhawatiran.

 

Just for today I will be grateful
Salah satu hal yang paling sering dilakukan manusia adalah membandingkan diri dengan orang lain, tetapi ironisnya hal yang paling sering dilupakan manusia adalah bersyukur. Ketika kita lebih berfokus pada perbedaan antara kita dan orang lain, kita semakin sulit untuk bersyukur. Ketika tidak bersyukur, kita tidak akan mampu menghargai apa yang kita miliki. Hal ini juga menjauhkan diri dari kebahagiaan dan kedamaian. Dengan bersyukur kita akan belajar menghargai diri sendiri dan merasa cukup.

Dengan membandingkan diri dengan orang lain, kita hanya melihat segala kekurangan kita dan tidak pernah puas. Kita hanya akan merasa puas jika kita merasa lebih unggul dari orang lain. Hal itu akan menimbulkan energi buruk yang lebih kompleks, yaitu kesombongan dan memandang rendah orang lain.

 

Just for today I will do my work honestly
Besarnya harga kejujuran hanya akan dipahami oleh mereka yang pernah merasakan pahitnya dikhianati oleh orang sudah dipercaya dan kepalsuan. Tetapi kita tentunya tidak perlu menunggu merasakan hal menyakitkan tersebut untuk memulai hidup jujur.

Jujur bukan hanya dalam hal-hal fisik yang berkaitan dengan benda, tetapi juga menjadi pribadi jujur yang apa adanya. Hidup yang jujur dapat mengurangi kekhawatiran, menandakan rasa syukur, serta mempertemukan dengan orang-orang yang akan menerima kita seutuhnya.

 

Just for today I will be kind to every living thing

Manusia pada dasarnya sadar atau tidak, sering menghakimi orang lain, merasa menang saat ada orang yang lebih rendah darinya, merasa  dirinya lebih tinggi dan lebih benar dari orang lain, serta menghitung untung-rugi. Hal-hal tersebut dapat mengurangi niat kita untuk berbuat baik dengan tulus kepada makhluk hidup lainnya.

Kebahagiaan akan timbul saat kita mampu memberikan sesuatu yang bermanfaat pada orang lain. Kehidupan  berlaku seperti cermin, apa yang kau berikan pada dunia akan berbalik padamu. Tidak segera tapi pasti. Jadi berbaik hatilah pada makhluk lainnya, baik itu manusia ataupun hewan.

Dalam kehidupan, yang terpenting adalah saat ini, karena hanya itulah waktu yang benar-benar kita miliki dan jalani. Bukan masa lalu yang sudah kita lewati, bukan pula masa depan yang belum kita jalani. Itulah inti pengajaran dari Just for today-nya Dr. Mikao.

 

Advertisements